Rabu, 19 Juni 2013

Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM

PONTIANAK - Jenazah yang ditemukan tertelungkup di atas tanah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslimin di Jl Adi Sucipto, Gg Sosial, Kec Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, merupakan jenazah yang berasal dari RSUD dr Soedarso. Demikian yang diutarakan satu di antara petugas kamar mayat RSUD Soedarso, Udin (53) Sabtu (25/5).

Udin menuturkan, jenazah itu berkelamin perempuan beragama Islam dari Nusa Tenggera Timur (NTT) yang meninggal sekitar dua pekan lalu.

Petugas yang memakamkan jenazah, sebanyak lima orang termasuk suami almarhumah. Udin memperkirakan, jenazah timbul dan naik ke atas tanah lantaran dipendam hanya dengan kedalaman kurang dari 1 meter.

"Mungkin karena dipendam tidak terlalu dalam sehingga timbul saat air pasang," ujarnya dimana pemakaman umum Muslimin tepat di sebelah sungai yang membelah Kabupaten Kubu Raya dan Kecamatan Pontianak Tenggara. *

Jenazah yang ditemukan warga di Pemakaman Muslim Gang Sosial Jl Adisucipto, Pontianak Tenggara, Sabtu (25/5/2013) ternyata masih utuh. Meskipun mayat tersebut dimakamkan sejak Kamis (9/5/2013) oleh pihak RSUD Soedarso Pontianak. Padahal biasanya lima hari saja perut jenazah sudah pecah dan tenggelam.

Penaggung Jawab Kamar Mayat RSUD Soedarso Pontianak, Hasanudin mengatakan jenazah masih utuh. Bahkan perut jenazah tersebut juga tidak pecah seperti biasanya jenazah kebnayakan. "Ini aneh jenazah itu tidak hancur, masih utuh, walaupun sudah lama," ungkapnya.

Menurutnya jenazah tersebut akan dimakamkan kembali di Pemakaman Sepakat Senin (27/5/2013) pagi. Namun jenazah tersebut tidak lagi perlu dimandikan, dikafankan, disalatkan dan lain sebagainya.

"Suaminya menyerahkan kepada kita untuk pemakaman. Sebab mereka orang tidak mampu. Mereka pendatang dan muallaf. Jenazah dari NTT, suaminya dari Sumatera," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar