Senin, 06 Mei 2013

Legislator: Kaltim Krisis Pemimpin Dari Kalangan Muda

Anggota DPRD Kalimantan Timur Sudarno menilai provinsi itu sedang mengalami krisis pemimpin dari kalangan muda.

"Sampai saat ini saya belum melihat ada figur dari kalangan muda yang berani tampil untuk mencalonkan diri menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2013-2018. Tidak hanya kalangan muda saja tetapi saya juga tidak melihat adanya figur yang berani maju melawan calon 'imcumbent' pada pesta demokrasi di daerah ini yang akan dihelat pada September 2013," ungkap Sudarno di Samarinda, Senin.

Provinsi Kaltim, menurut Sudarno yang juga kader PDI Perjuangan itu, saat ini sangat membutuhkan pemimpin dari kalangan muda.

Politisi muda yang saat ini tidak lagi masuk dalam daftar calon anggota legislatif yang diajukan PDIP Kaltim itu menilai, krisis kepemimpinan dari kalangan generasi muda itu dikhawatirkan berdampak pada regenerasi kepemimpinan di Kaltim.

"Kalangan muda harus berani tampil di depan untuk dapat membuat perubahan signifikan, sebab masyarakat di Kaltim saat ini membutuhkan pemikiran dan langkah berani untuk membuat perubahan menuju yang lebih baik," katanya.

"Tanpa bermaksud menyampingkan peran pemimpin yang ada saat ini, saya menilai kaum muda saatnya mengambil peran lebih banyak agar Kaltim bisa lebih baik," ungkap politisi PDIP tersebut.

Melihat fenomena tersebut, mantan Ketua Komisi I DPRD Kaltim itu menyatakan akan ikut mencalonkan diri pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan dilaksanakan pada 10 September 2013.

"Saya menantang kaum muda lainnya di Kaltim yang selama ini terkesan hanya menjadi penonton untuk ikut bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2013-2018," kata Sudarno.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim itu optimistis, tekadnya maju pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut akan mendapat dukungan dari masyarakat luas maupun partainya (PDIP).

Dia berharap, tampilnya figur kalangan muda pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut memberikan warna pada pelaksanaan pesta demokrasi di daerah itu.

"Kita harus membuat perubahan secara konstruktif di Kaltim dan kalangan muda yang harus tampil terdepan pada perubahan tersebut. Jadi, saya berani mengambil resiko untuk tampil mengambul peran pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur itu untuk merangsang kalangan muda agar berani tampil menjadi pemimpin," ungkap Sudarno.

Hingga saat ini baru satu pasangan calon yakni Awang Faroek Ishak yang menjabat sebagai Gubernur Kaltim dan Mukmin Faisyal yang menjabat Ketua DPRD Kaltim yang diusung Partai Golkar yang menyatakan ikut pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2013-2018.

Sementara, partai lainnya belum menetapkan pasangan calon yang akan diusung pada pesta demokrasi di Kaltim tersebu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar